Video failed to load

Practical Guide to Virt-Manager

817 words
4 minutes
Practical Guide to Virt-Manager

Virt-manager?#

Virt-manager atau “Virtual Machine Manager” adalah software untuk melakukan manajemen mesin virtual, seperti 2 software populer lainnya, yaitu Virtualbox dan VMWare.1 Perbedaan signifikan antara Virt-manager dengan 2 hypervisor lainnya terletak pada penggunaan KVM (Kernel-based Virtual Machine) sebagai teknologi virtualisasinya, dimana KVM ini hanya ada di Linux saja.2 Dengan kata lain, Virt-manager adalah hypervisor tipe 1 (baremetal), sementara Virtualbox dan VMWare adalah hypervisor tipe 2 (hosted). Oleh karena itu, performa VM (Virtual Machine) di Virt-manager dinilai relatif lebih baik dibandingkan dengan Virtualbox atau VMWare.

Hypervisor adalah sebuah program untuk menjalankan dan me-manage satu atau lebih mesin virtual di komputer.3 Hypervisor tipe 1 (baremetal) adalah hypervisor yang langsung berjalan di atas hardware dari host-nya untuk melakukan manajemen VM. Sementara hypervisor tipe 2 (hosted) adalah hypervisor yang berjalan sebagai aplikasi dari sistem operasi host-nya.4

Installation#

Berikut adalah cara meng-install Virt-manager di beberapa distro Linux populer:

DistroCommand
Debian/Ubuntusudo apt install virt-manager
Arch Linuxsudo pacman -Sy virt-manager
Opensusesudo zypper install virt-manager
Fedorasudo dnf install virt-manager

Selain itu, terdapat beberapa paket tambahan yang juga perlu di-install, diantaranya adalah sebagai berikut:

Terminal window
sudo pacman -Sy --needed virt-manager qemu-full libvirt dnsmasq ebtables

Kemudian, kita perlu mengaktifkan libvirt daemon-nya.

Terminal window
sudo systemctl start libvirtd
sudo systemctl status libvirtd # untuk melihat status libvirtd
NOTE

NixOS:
Masukkan baris berikut di file konfigurasi (/etc/nixos/configuration.nix):

environment.systemPackages = [
pkgs.virt-manager
];

Atau jika menggunakan nix-shell:

Terminal window
nix-shell -p virt-manager

The Interface#

Berikut adalah tampilan Virt-manager.

virt-manager graphical interface
virt-manager graphical interface

Seperti terlihat pada gambar, ada beberapa menu seperti “File”, “Edit”, “View”, “Help” di bagian atas jendela Virt-manager. Kemudian, di bawahnya, terdapat beberapa tombol yang langsung berkaitan dengan VM yang terpasang, dari paling kiri:

  • Create a new virtual machine
  • Show the virtual machine console and details
  • Power on the virtual machine
  • Pause the virtual machine
  • Shut down the virtual machine
    • Reboot
    • Shutdown
    • Force reset
    • Force off
    • Save

Selain itu, di bagian utamanya, kita dapat melihat VM yang sudah terpasang, berikut dengan status kondisinya (apakah sedang “Running” atau “Shutoff”). Di sampingnya, terdapat informasi mengenai penggunaan CPU-nya.

VM Management#

Sekarang, kita akan mulai membahas inti dari artikel ini, yaitu “Pengelolaan VM”.

Creating VM#

Sekarang, kita akan membuat sebuah VM di Virt-manager. VM ini dapat berupa sistem operasi apapun (Linux, Windows, Mac). Yang kita perlukan hanya sebuah file image-nya saja (biasanya berekstensi “.iso”).

NOTE

Kita akan banyak menggunakan salah satu dari dua “opsi” perintah berikut untuk melakukan manajemen VM. Berikut adalah perbedaannya:

  1. qemu:///system: connect to “system” libvirtd instance.
  2. qemu:///session: connect to “session” libvirtd instance.

Silakan dipilih berdasarkan preferensi masing-masing. Pada tutorial ini, saya akan menggunakan opsi yang pertama, yaitu qemu:///system.

Selengkapnya:
https://blog.wikichoon.com/2016/01/qemusystem-vs-qemusession.html

Untuk membuat sebuah VM:

Terminal window
virt-manager --connect qemu:///system --show-domain-creator

1. Step 1

Akan muncul jendela “New VM”, pilih “Local install media (ISO image or CDROM)”. Klik “Forward”.

2. Step 2

Cari file ISO yang ingin dibuatkan VM-nya. Klik “Forward”.

3. Step 3

Alokasikan “Memory (RAM)” dan “CPU” untuk VM tersebut. Klik “Forward”.

4. Step 4

Alokasikan penyimpanan (storage) untuk VM tersebut. Saran saya, alokasikan minimal 20 GB untuk VM Linux atau 40 GB untuk VM Windows. Klik “Forward”.

5. Step 5

Pada bagian ini, kita dapat melihat informasi terkait VM yang akan dibuat seperti nama, alokasi memory & CPU, storage, serta network. Buatkan nama untuk VM yang akan dibuat. Nama ini yang nanti akan muncul di tampilan Virt-manager. Untuk bagian “Network selection”, biarkan default (NAT). Klik “Finish”.

INFO

Jika menjalankan Virt-manager sebagai system (qemu:///system), maka file VM biasanya akan disimpan di:

/var/lib/libvirt/images

VM berhasil dibuat.

Listing Network#

Sebelum memulai VM, pastikan networking-nya sudah jalan.
Untuk mengecek kondisi networking yang tersedia, dan apakah sudah jalan atau belum:

Terminal window
sudo virsh net-list --all

listing network
listing network

Starting Network#

Untuk menjalankan networking (jika belum jalan):

Terminal window
sudo virsh net-start <network_name>

Atau jika ingin agar network langsung otomatis jalan begitu komputer booting:

Terminal window
sudo virsh net-autostart <network_name>

Inspecting Network#

Untuk melihat informasi yang lebih detail tentang suatu network (jaringan):

Terminal window
sudo virsh net-info <network_name>

Stopping Network#

Jika ingin mematikan network:

Terminal window
sudo virsh net-destroy <network_name>

Starting VM#

Untuk memulai VM:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system start <vm-name>

starting vm on virt-manager
starting vm on virt-manager

Listing VM#

Untuk melihat daftar VM berikut status-nya:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system list --all

listing VM
listing VM

Showing VM info#

Jika kita ingin melihat informasi detail pada suatu VM:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system dominfo <vm-name>

Showing VM ip address#

Jika kita ingin melihat informasi ip address pada suatu VM:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system domifaddr <vm-name>

Showing up VM ip address
Showing up VM ip address

Shutting down VM#

Ada 2 cara untuk mematikan sebuah VM:

  1. shutdown (cara normal)

Disebut “cara normal”, karena cara ini sama seperti kita mematikan sistem operasi sebagaimana normalnya, misalnya di Windows, kita pergi ke menu “Start”, kemudian meng-klik bagian “Shutdown”.

Terminal window
virsh --connect qemu:///system shutdown <vm-name>

Shutdown VM
Shutdown VM

  1. destroy (cara paksa)

Disebut “cara paksa”, karena memang kita memaksa VM kita untuk langsung mati, seperti menekan tombol power di komputer fisik kita.

Terminal window
virsh --connect qemu:///system destroy <vm-name>

Destroy VM
Destroy VM

Suspending VM#

Kita juga dapat men-suspend (seperti sleep) VM kita:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system suspend <vm-name>

Untuk melanjutkannya (membangunkan VM dari mode suspend):

Terminal window
virsh --connect qemu:///system resume <vm-name>

Suspend &#x26; resume VM
Suspend & resume VM

VM Graphical Console#

Jika kita memerlukan tampilan grafis dari VM yang sedang berjalan,

  • menggunakan virt-manager:
Terminal window
virt-manager --connect qemu:///system --show-domain-console <vm-name>

Graphical console via virt-manager
Graphical console via virt-manager

  • menggunakan spicy:
Terminal window
spicy -h 127.0.0.1 -p <vm-port>

Untuk mengetahui port dari VM yang sedang berjalan:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system domdisplay <vm-name>

Graphical console via spicy
Graphical console via spicy

Deleting VM#

Untuk menghapus VM:

Terminal window
virsh --connect qemu:///system undefine <vm_name> # atau
virsh --connect qemu:///system undefine --domain <vm_name>

Kemudian, kita juga perlu menghapus file storage-nya juga secara manual:

Terminal window
sudo rm -r /var/lib/libvirt/images/<vm_name>.qcow2

Deleting VM
Deleting VM

Sekian.
Semoga bermanfaat.


Since I played “Virt-manager” at the first time, I knew this hypervisor has been outrageously captivating… Saya bahkan bisa menjalankan hyprland dengan relatif lancar, berbanding jauh dengan Virtualbox & VMWare yang laggy parah..

hyprland on virt-manager!
hyprland on virt-manager!

Footnotes#

  1. https://virt-manager.org/

  2. https://www.redhat.com/en/topics/virtualization/what-is-KVM

  3. https://www.vmware.com/topics/hypervisor

  4. https://aws.amazon.com/compare/the-difference-between-type-1-and-type-2-hypervisors/?nc1=h_ls

Support & Share

If this article helped you, please share or support!

Sponsor
Practical Guide to Virt-Manager
https://shangdi.github.io/posts/tech/virt-manager/
Author
Wildan
Published at
2025-06-16

Comments

Profile Image of the Author
Wildan
Welcome! Wildan-desu.
Announcemenet
Welcome to my blog! Enjoy exploring ~
Categories
Tags
Latest Moments
Site Statistics
Posts
111
Categories
90
Tags
316
Total Words
576,048
Running Days
0 days
Last Activity
0 days ago
Site Info
Build Platform
GitHub Actions
Blog Version
Firefly v6.15.10
License
CC BY-NC-SA 4.0